Parenting ala Rasulullah Jadi Jawaban Tantangan Pengasuhan Anak di Era Digita

Share This Post

Parenting ala Rasulullah kembali menjadi sorotan di tengah semakin kompleksnya tantangan mendidik anak pada era digital. Kemudahan teknologi memang membuat berbagai kebutuhan anak lebih mudah terpenuhi, tetapi di sisi lain menghadirkan tantangan baru yang menuntut orang tua memiliki arah dan prinsip yang kuat dalam pengasuhan.

Di Binjai, Sumatera Utara, perhatian terhadap pentingnya pola asuh berbasis nilai-nilai Islam diwujudkan melalui rencana penyelenggaraan Kajian Islamic Parenting yang mengangkat tema “Islamic Parenting ala Rasulullah: Mencetak Generasi Tangguh di Era Modern”.

Parenting ala Rasulullah Dinilai Relevan di Tengah Perubahan Zaman

Perjalanan kehidupan anak dari masa ke masa menunjukkan perubahan yang sangat besar. Pada awal abad ke-20, kehidupan anak identik dengan kesederhanaan. Keterbatasan sarana komunikasi, transportasi, pendidikan, dan layanan kesehatan membuat anak-anak lebih banyak belajar melalui interaksi langsung dengan keluarga dan lingkungan sekitar.

Memasuki pertengahan abad ke-20, perkembangan teknologi mulai membawa perubahan. Radio, televisi, hingga internet membuka akses informasi yang semakin luas. Bersamaan dengan itu, tantangan orang tua ikut berubah, yakni bagaimana menyaring berbagai informasi yang diterima anak.

Kini, menjelang tahun 2026, teknologi telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Anak-anak tumbuh bersama internet, media sosial, dan berbagai platform digital yang menyediakan informasi maupun hiburan secara instan.

Parenting ala Rasulullah Menjadi Kompas di Tengah Kemudahan Digital

Kemudahan teknologi membawa banyak manfaat. Anak dapat belajar secara daring, berkomunikasi tanpa batas jarak, hingga memperoleh berbagai informasi hanya melalui gawai.

Namun, kemudahan tersebut juga menghadirkan tantangan tersendiri. Arus informasi yang sangat cepat, budaya instan, pengaruh media sosial, dan gaya hidup materialistis berpotensi menggeser nilai-nilai keagamaan serta norma kehidupan apabila tidak diimbangi dengan pendidikan karakter sejak dini.

Dalam kondisi tersebut, orang tua dituntut tidak hanya memenuhi kebutuhan materi anak, tetapi juga membangun fondasi akidah, akhlak, dan keimanan yang kuat agar anak memiliki pegangan dalam menghadapi perkembangan zaman.

Parenting ala Rasulullah Menekankan Kasih Sayang dan Pendidikan Akhlak

Konsep pengasuhan yang dicontohkan Rasulullah SAW menempatkan orang tua sebagai pendidik utama dalam keluarga. Pengasuhan tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga membangun hubungan emosional yang hangat antara orang tua dan anak.

Nilai-nilai tauhid, kecintaan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, serta pembentukan akhlakul karimah menjadi dasar utama dalam mendidik anak. Kesabaran, kelembutan, keteladanan, dan komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi yang tangguh.

Melalui pendekatan tersebut, diharapkan anak mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman yang menjadi pedoman hidup.

Kajian Islamic Parenting Digelar di Binjai

Sebagai upaya memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pola asuh Islami, Pondok Pesantren Darul Uloom Al Huda (DoA), Binjai, Sumatera Utara, akan menyelenggarakan Kajian Islamic Parenting.

Kegiatan ini mengusung tema “Islamic Parenting ala Rasulullah: Mencetak Generasi Tangguh di Era Modern” dan akan dilaksanakan pada:

  • Hari/Tanggal: Selasa, 28 Juli 2026
  • Waktu: Pukul 09.30 WIB hingga selesai
  • Tempat: Pondok Pesantren Darul Uloom Al Huda (DoA), Binjai

Kajian menghadirkan dua pemateri, yaitu Ustadzah Maha Ba’aqil, istri Habib Jamal Ba’aqil sekaligus Pengasuh Ma’had Dar Ummahatul Mu’minin Malang, serta Ustadzah Safira Al Muhdor, Alumni Dar Zahra Tarim.

Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat se-Sumatera Utara dengan peserta khusus akhwat.

Bekal Praktis Bagi Orang Tua

Melalui kajian ini, peserta diharapkan memperoleh pemahaman mengenai prinsip-prinsip parenting berdasarkan teladan Rasulullah SAW, strategi menanamkan nilai-nilai keislaman kepada anak, serta cara menghadapi berbagai tantangan pengasuhan pada era modern.

Selain pembahasan materi, peserta juga akan memperoleh berbagai tips praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun keluarga yang harmonis dan melahirkan generasi yang berakhlak mulia.

Kajian ini diharapkan menjadi ruang belajar sekaligus pengingat bagi para orang tua bahwa keberhasilan mendidik anak tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi atau kecukupan materi, tetapi juga oleh kuatnya nilai keimanan, akhlak, dan keteladanan dalam keluarga.

Pendidikan Ala Rasulullah: Solusi Mendidik Anak di Era Modern

Pendidikan ala Rasulullah menjadi salah satu pendekatan yang relevan...

Perilaku Remaja Muslim di Kota Binjai: Tantangan Iman di Tengah Kemajuan Teknologi

Perilaku remaja Muslim di Kota Binjai menjadi perhatian seiring...

Amalan Dzulhijjah Paling Dahsyat: Raih Pahala Berlipat di Bulan Mulia

Raudatul jannah - Dzulhijjah menjadi salah satu bulan paling...